Politica News – Semen Padang FC membidik target ambisius: mencuri poin dari kandang Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/2). Langkah ini krusial demi menjauhkan diri dari zona degradasi yang menghantui.
Dejan Antonic, arsitek Semen Padang FC, menegaskan motivasi anak asuhnya berlipat ganda untuk keluar dari zona merah. "Dalam situasi seperti ini, satu atau tiga poin sangat berarti bagi kami," ujarnya dalam konferensi pers di Kanjuruhan, Sabtu.

Saat ini, Kabau Sirah terjerembab di posisi ke-16 klasemen BRI Super League, mengumpulkan 15 poin dari 20 laga. Kemenangan 1-0 atas Persita Tangerang di laga terakhir menjadi modal berharga. Hasil imbang kontra Bali United dan PSM Makassar juga menambah kepercayaan diri tim.

Related Post
Dejan melihat raihan lima poin terakhir sebagai sinyal positif yang harus dipertahankan. Laga kontra Arema FC dianggap sebagai momentum kebangkitan. "Sepak bola itu unik. Kadang bermain bagus bisa kalah, sebaliknya bermain buruk bisa menang," ungkapnya.
Persiapan tim berjalan lancar, seluruh pemain siap memberikan yang terbaik. "Hanya pemain asal Jepang yang absen karena cedera," imbuhnya. Dejan memprediksi laga kontra Arema FC akan berlangsung sengit. Pasalnya, Singo Edan juga tengah on fire usai menaklukkan Persija Jakarta di kandangnya.
Firman Juliansyah, pemain Semen Padang FC, menyatakan kesiapannya dan rekan-rekan untuk bekerja keras merealisasikan target mencuri poin. "Kami akan mengikuti instruksi pelatih agar bisa membawa pulang poin," tegasnya.










Tinggalkan komentar