Bandeng Rawa Belong: Simbol Akulturasi Budaya Jakarta?

Bandeng Rawa Belong: Simbol Akulturasi Budaya Jakarta?

Politica News – Festival Bandeng Rawa Belong kembali digelar, menjadi penanda semaraknya perayaan Imlek 2026 di Jakarta. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyoroti festival ini sebagai representasi nyata akulturasi budaya antara masyarakat Betawi dan Tionghoa yang telah lama terjalin di ibu kota.

Pramono Anung menyampaikan harapannya agar nilai-nilai pelestarian budaya dan semangat akulturasi yang tercermin dalam festival ini dapat terus diinternalisasi dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jakarta. Festival ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga pengingat akan keberagaman dan toleransi yang menjadi fondasi kota Jakarta.

Bandeng Rawa Belong: Simbol Akulturasi Budaya Jakarta?
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Festival Bandeng Rawa Belong, yang rutin diadakan menjelang Imlek, menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Selain menjadi ajang promosi kuliner khas, festival ini juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar warga dari berbagai latar belakang budaya. Kehadirannya diharapkan dapat terus memperkuat identitas Jakarta sebagai kota yang multikultural dan harmonis.

COLLABMEDIANET

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar