Politica News – Ribuan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) se-Nusantara membuat pernyataan tegas: komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di tengah hiruk pikuk perpolitikan, deklarasi ini menjadi angin segar, sebuah penegasan dari generasi muda yang siap berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Tepat di hari kemerdekaan ke-80 RI, Minggu (17/8/2025), 3.749 mahasiswa berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, menyatakan tekad mereka. Bukan sekadar seremoni, acara ini merupakan refleksi sekaligus konsolidasi kebangsaan yang sarat makna.
Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, menyatakan bahwa deklarasi ini menjadi bukti nyata kesiapan mahasiswa NU dari Sabang sampai Merauke untuk menjadi mitra kritis pemerintah. "Kami siap menjadi mitra kritis-konstruktif, terutama dalam memperkuat kedaulatan bangsa dan menumbuhkan kesadaran nasionalisme berbasis ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, dan spiritualitas kebangsaan," tegas Rifqi.

Tiga poin penting menjadi inti deklarasi ini. Pertama, komitmen menjaga keutuhan NKRI dan ideologi Pancasila melalui penguatan wawasan kebangsaan dan literasi geopolitik. Kedua, penguatan jejaring kolaborasi antar mahasiswa NU se-Nusantara untuk menyongsong bonus demografi 2045. Ketiga, penegasan peran mahasiswa sebagai kontrol sosial dan akademik guna memastikan pembangunan nasional berjalan adil, berkelanjutan, dan sesuai nilai-nilai Pancasila.

Related Post
Pemilihan Bundaran HI sebagai lokasi deklarasi bukan tanpa alasan. Simbol modernitas dan keterbukaan ruang publik ini merepresentasikan semangat generasi muda sebagai subjek perubahan. Deklarasi ini bukan hanya sekadar pernyataan, melainkan langkah awal dari serangkaian aksi nyata. Kajian ideologis, forum ilmiah nasional, dan inisiatif strategis lintas bidang akan menjadi wujud kontribusi BEM PTNU Se-Nusantara bagi kemajuan Indonesia di era pemerintahan saat ini. Gerakan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat nasionalisme generasi muda masih menyala dan siap meneruskan estafet kepemimpinan bangsa.










Tinggalkan komentar