Politica News – Kehadiran mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, di Polda Metro Jaya pagi tadi (13/8/2025) menarik perhatian. Bukan hanya karena ia akan diperiksa terkait laporan dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi, tetapi juga karena ia dikawal oleh sejumlah tokoh publik ternama. Sekitar pukul 10.35 WIB, Samad tiba dengan mengenakan kemeja hitam dan jas, didampingi oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu; mantan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang; dan pengacara senior, Todung Mulya Lubis.
Lebih mengejutkan lagi, Samad juga mendapat dukungan dari puluhan massa yang kompak membawa poster-poster berisi tuntutan. Tulisan-tulisan seperti "Lawan 3i, kriminalisasi polisi Jokowi," "Lawan! Kriminalisasi, pembungkaman kebebasan berpendapat," dan "Keadilan akan menemukan jalannya," menunjukkan dukungan kuat terhadap Samad dan kritikan terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Puluhan polisi tampak mengawal massa tersebut untuk menjaga ketertiban.

Kasus ini sendiri semakin menarik setelah status laporan dugaan ijazah palsu Jokowi dinaikkan ke tahap penyidikan. Kuasa hukum terlapor, Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa), Abdullah Alkatiri, mengungkapkan bahwa ada 12 orang yang telah ditetapkan sebagai terlapor. Nama Abraham Samad terseret dalam pusaran kasus ini, menambah kompleksitas situasi dan menimbulkan spekulasi di tengah publik. Samad sendiri menegaskan bahwa podcast-nya yang menjadi salah satu dasar laporan, berisi edukasi. Perkembangan kasus ini akan terus menjadi sorotan, terutama mengingat figur-figur ternama yang terlibat baik sebagai saksi maupun pendukung.

Related Post










Tinggalkan komentar