Politica News – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kementerian PPN/Bappenas mencapai kesepakatan penting. PPU akan diposisikan sebagai gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Kesepakatan ini terungkap dalam audiensi antara Bupati PPU, Mudyat Noor, dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudi, di Kantor Bappenas, Jakarta. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Kementerian PPN/Bappenas.
Dalam pertemuan itu, Bupati Mudyat Noor menyampaikan aspirasi dan harapan masyarakat PPU terkait pembangunan IKN. Ia menekankan bahwa PPU bukan sekadar wilayah penyangga, melainkan pintu gerbang utama IKN yang seharusnya mendapatkan perhatian dan investasi yang sepadan.

Mudyat Noor mengungkapkan, "Kami bukan hanya halaman depan, kami adalah pintu masuk IKN. Tapi sampai hari ini, belum ada dampak signifikan yang kami rasakan. Infrastruktur kami tertinggal, pelayanan dasar masih kami tanggung, sementara aset kami hampir Rp1 triliun sudah diserahkan ke IKN," ujarnya, Jumat (25/7/2025).

Related Post
Lebih lanjut, Mudyat Noor menyoroti sejumlah permasalahan mendesak yang dihadapi PPU, termasuk angka kemiskinan, kawasan kumuh di wilayah pesisir, dan tingginya angka stunting yang mencapai 32% pada tahun 2024, tertinggi di Kalimantan Timur. Ia berharap, dengan ditetapkannya PPU sebagai gerbang IKN, pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus dan solusi konkret terhadap permasalahan-permasalahan tersebut. Dengan sinergi dan dukungan dari pemerintah pusat, PPU diharapkan dapat berkembang dan memberikan kontribusi maksimal bagi kesuksesan IKN.










Tinggalkan komentar