politicanews.id – Petualangan menyusuri Gumuk Pasir Bantul bakal segera berubah wajah dengan hadirnya rute baru yang lebih segar dan menantang. Tak sekadar memacu adrenalin di atas pasir, para wisatawan kini akan diajak menjelajahi zona penyangga sisi barat yang memadukan keindahan pantai dengan konsep agrowisata yang unik.
Rute alternatif ini sengaja dirancang untuk menghindari zona inti Gumuk Pasir demi menjaga kelestarian alam. Alih-alih hanya melewati hamparan pasir, jalur baru ini akan membawa kendaraan jeep melintasi kawasan pertanian produktif. Hal ini menjadi terobosan baru yang menawarkan pengalaman berbeda bagi para pemburu wisata ekstrem di Yogyakarta.

Salah satu daya tarik utama dari jalur ini adalah kesempatan bagi wisatawan untuk berinteraksi langsung dengan petani lokal. Pengunjung dapat membeli berbagai hasil bumi segar seperti cabai, bawang merah, terong, tomat, hingga jambu mete langsung dari lahan pertanian di sekitar Gumuk Pasir. Skema ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi warga karena wisatawan bisa mendapatkan produk pertanian dengan harga yang lebih murah.

Related Post
Gombloh, salah satu pelaku wisata jeep di kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa rancangan rute ini telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bantul. Saat ini, para pelaku wisata hanya tinggal menunggu lampu hijau atau persetujuan resmi dari pemerintah daerah untuk mulai mengoperasikan jalur tersebut.
Senada dengan pelaku wisata, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Saryadi, optimis bahwa jalur baru ini tetap akan menjadi magnet bagi wisatawan. Menurutnya, tantangan medan yang ditawarkan tidak kalah seru dibandingkan jalur lama yang selama ini digunakan.
Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pariwisata tengah melakukan koordinasi intensif terkait teknis pelaksanaan di lapangan. Jika seluruh persiapan dan regulasi dari Bupati Bantul telah rampung, jalur baru yang menggabungkan wisata petualangan dan edukasi pertanian ini diprediksi mulai beroperasi pada akhir Oktober atau awal November mendatang.










Tinggalkan komentar