politicanews.id – Gelombang inovasi digital tanah air tengah bersiap melakukan ekspansi besar-besaran ke kancah internasional. Melalui ajang bergengsi HUB ID Global Summit 2026 yang digelar di Sanur Bali, sebanyak 81 perusahaan rintisan lokal mendapatkan panggung emas untuk berhadapan langsung dengan para raksasa ekonomi dunia.
Pertemuan strategis ini bukan sekadar ajang kumpul biasa karena mempertemukan puluhan investor kelas kakap serta puluhan korporasi besar dari 13 negara berbeda. Kementerian Komunikasi dan Digital menginisiasi langkah berani ini sebagai bagian dari Bali Tech Week 2026 guna memperkokoh posisi Indonesia dalam peta ekonomi digital global.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah mengungkapkan bahwa ajang ini dirancang untuk menciptakan kolaborasi nyata lintas sektor. Fokus utamanya adalah membuka pintu pendanaan seluas-luasnya serta membangun kemitraan strategis yang dapat membawa inovasi anak bangsa menembus pasar mancanegara.

Related Post
Berbeda dengan pertemuan bisnis pada umumnya, edisi kali ini menghadirkan keterlibatan aktif dari berbagai sektor mulai dari BUMN, industri perbankan, hingga perusahaan multinasional. Kehadiran para pemain besar ini diharapkan tidak hanya menyuntikkan modal segar, tetapi juga memberikan akses pasar yang luas agar startup lokal bisa tumbuh lebih cepat dan siap bersaing di level regional maupun global.
Antusiasme para pelaku industri terlihat sangat tinggi dengan terlaksananya 813 sesi pertemuan bisnis satu lawan satu selama dua hari pelaksanaan. Keberhasilan program ini sebelumnya telah terbukti dengan catatan investasi yang mencapai angka fantastis yakni lebih dari 60 juta dolar AS atau setara Rp1 triliun sejak pertama kali digulirkan.
Dengan potensi talenta dan pasar yang sangat masif, Indonesia kini semakin mantap memposisikan diri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital yang paling diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.








Tinggalkan komentar