Indonesia Australia Kompak Lindungi Anak Digital

Indonesia Australia Kompak Lindungi Anak Digital

politicanews.id – Langkah besar diambil oleh Indonesia dan Australia dalam upaya menciptakan benteng pertahanan bagi anak-anak di dunia maya. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid baru saja menyepakati kerja sama strategis dengan Menteri Dalam Negeri Australia Anthony Stephen Burke untuk memperkuat keamanan digital bagi generasi muda.

Kesepakatan ini menegaskan bahwa kedua negara tidak perlu menunggu konsensus global untuk bertindak. Meutya menekankan bahwa kekuatan regulasi domestik dan pengalaman masing-masing negara dapat menjadi modal utama dalam membangun kerja sama bilateral yang nyata dan berdampak langsung.

Indonesia Australia Kompak Lindungi Anak Digital
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Menariknya, kedua negara ternyata memiliki visi yang sangat selaras. Indonesia telah memperkuat payung hukum melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS yang fokus pada tata kelola sistem elektronik demi melindungi anak. Di sisi lain, Australia sudah lebih dulu menerapkan aturan ketat mengenai batas usia minimal 11 tahun untuk penggunaan media sosial.

COLLABMEDIANET

Sinergi ini diharapkan mampu menekan platform digital agar lebih bertanggung jawab dan patuh terhadap aturan pengawasan yang ketat. Tak hanya soal perlindungan anak, pertemuan ini juga menyentuh isu krusial lainnya seperti penguatan ketahanan siber, pengembangan talenta digital, hingga pengaturan kecerdasan buatan atau AI.

Saat ini Indonesia tengah bergerak cepat menyusun peta jalan AI nasional dan rancangan Peraturan Presiden terkait etika kecerdasan artifisial. Pemerintah optimistis bahwa pembentukan kelompok kerja bersama antara Indonesia dan Australia akan membuahkan hasil konkret yang bisa dirasakan langsung oleh keluarga dan anak-anak di era digital ini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar